SOROTASPIRASI || SUMEDANG – Yayasan Anugrah Bhakti Barokah melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Panti Disabilitas Mental Barokah Bhakti yang beralamat di Jalan Raya Rancakalong–Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, resmi merayakan perjalanan istimewa memasuki usia ke-12 tahun.
Perayaan milangkala ini diisi dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna, memadukan aksi sosial dan keagamaan sebagai wujud syukur mendalam atas berkah serta dukungan yang terus mengalir selama 12 tahun pelayanan.
Rangkaian acara berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, dimulai pukul 09.00 WIB dengan kegiatan sosial berupa donor darah dan pemberian santunan. Acara dilanjutkan sesi inti mulai pukul 11.00 WIB, yang mencakup pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta penyerahan santunan kepada penyandang disabilitas, anak yatim, dan warga kurang mampu. Puncak perayaan digelar malam hari dengan Tabligh Akbar yang diisi oleh Ustadzah Aah Nurul Muhibbah, berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.
Perayaan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pembina Yayasan Anugrah Bhakti Barokah sekaligus Ketua Pembina LKS Barokah Bhakti Dr. H. Ecek Karyana, S.Kep., Ners., M.H., Camat Rancakalong, Kapolsek Rancakalong, Danramil Rancakalong, perwakilan Baznas Kabupaten Sumedang, para Kepala Desa se-Kecamatan Rancakalong, tokoh masyarakat, relawan, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Dr. H. Ecek Karyana menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan masyarakat selama lembaga ini berjalan.
“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul untuk mensyukuri 12 tahun perjalanan Panti Barokah Bhakti. Lembaga ini didirikan bukan sekadar tempat tinggal, melainkan rumah yang memanusiakan setiap orang, terutama saudara kita penyandang disabilitas mental. Melalui donor darah dan santunan ini, kami ingin berbagi berkah sekaligus mengajak semua pihak untuk terus peduli, berbagi, dan membangun harapan bagi sesama,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kebutuhan perhatian yang lebih besar terhadap layanan bagi penyandang disabilitas mental. “Panti disabilitas ini sangat membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumedang, mengingat masih banyaknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) liar di wilayah ini, sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Rancakalong selaku perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Rancakalong memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi dan dedikasi lembaga ini.
“Kehadiran LKS Barokah Bhakti adalah anugerah bagi Rancakalong dan Sumedang secara keseluruhan. Selama 12 tahun, lembaga ini telah membuktikan bahwa kasih sayang dan pelayanan tulus mampu mengubah hidup banyak orang. Kami berharap langkah mulia ini terus berlanjut, dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk saling melengkapi serta menguatkan,” ungkap Camat.
Sepanjang perjalanannya, Panti Disabilitas Mental Barokah Bhakti tetap berkomitmen menjadikan lembaga ini sebagai wadah yang tidak hanya merawat, tetapi juga memandirikan penyandang disabilitas mental, serta senantiasa membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan negara.
