Pangkalan Keluhkan Banjir Pasokan Selama Tiga Bulan, DPRD Siapkan Rapat Internal

 


MITRAASPISAR || KAB PURWAKARTA  -Distribusi LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Purwakarta kembali menjadi sorotan. Sejumlah pemilik pangkalan mengeluhkan dugaan overload atau banjir pasokan yang disebut berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

Keluhan tersebut disampaikan LPKSM Putra Siliwangi dalam audiensi bersama DPRD Purwakarta, Rabu (16/9/2026).

Ketua LPKSM Putra Siliwangi, Aan Sujiana, menegaskan persoalan terletak pada ketidaksesuaian antara kuota dan kondisi distribusi di lapangan.

“Antara kuota dan pendistribusian di lapangan tidak sesuai. Ada yang mengalami overload atau banjir,” ujar Aan.

Dalam audiensi, Pertamina Patra Niaga menyampaikan penyerapan LPG mencapai sekitar 72 persen dari kuota Januari–September 2026. Namun, angka tersebut dinilai belum otomatis menjelaskan keluhan overload yang dialami sejumlah pangkalan.

Pertanyaan publik kini mengarah pada distribusi: mengapa sejumlah pangkalan mengaku kebanjiran pasokan, sementara wilayah lain justru mengalami kekurangan LPG?

DPRD Purwakarta berkomitmen melakukan rapat internal bersama pihak terkait untuk mengevaluasi persoalan tersebut.

LPKSM Putra Siliwangi berharap evaluasi menghasilkan solusi konkret, bukan sekadar komitmen audiensi.

“Yang menjadi persoalan bukan hanya kuotanya, tetapi bagaimana distribusinya di lapangan agar tepat sasaran dan masyarakat mendapatkan haknya,” pungkas Aan.


( Vera )

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama