SOROTASPIRASI || KAB PURWAKARTA - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) menggenjot pengerjaan infrastruktur vital di wilayah selatan Purwakarta. Proyek strategis bertajuk Pembangunan Jembatan Sukamukti ini ditargetkan menjadi kunci utama pembuka isolasi geografis sekaligus penggerak roda ekonomi di sepanjang koridor Lingkar Purwakarta – Subang – Cianjur.
Didanai sepenuhnya oleh APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 dengan nilai investasi mencapai Rp31.779.737.029,20, proyek ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi jalur logistik antar-kabupaten.
Duo Pelaksana & Pengawas Berintegritas Tinggi
Guna memastikan standar konstruksi berada pada level tertinggi, DBMPR Jawa Barat menunjuk kombinasi kontraktor dan konsultan supervisi berskala nasional:
Kontraktor Pelaksana: PT. PANDJI PRATAMA INDONESIA
Bertindak sebagai pemenang tender dan pelaksana utama berdasarkan Kontrak No. 253/PUR.08.01/jbt.SM/KTR/PPK/PJ2WP.III tertanggal 4 Juni 2026. PT. Pandji Pratama Indonesia berkomitmen menyelesaikan seluruh item pekerjaan teknis dalam durasi 210 hari kerja dengan penekanan ketat pada ketepatan waktu, spesifikasi material, serta mutu struktur.
Konsultan Supervisi: PT. PURI DIMENSI KSO PT. LIMA PILAR PERSADA
Konsorsium dua perusahaan konsultan terkemuka ini memegang kendali pengawasan teknis dan manajemen mutu secara menyeluruh di lapangan. Peran Joint Operation (KSO) ini sangat krusial untuk menjamin setiap tahapan pengerjaan—mulai dari struktur bawah hingga perakitan atas—memenuhi standar kelayakan geoteknik dan keselamatan kerja (K3).
Penanggung Jawab Teknis: UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III (Bandung), DBMPR Provinsi Jawa Barat.
Progres Fisik: Presisi Tinggi di Medan Kritis
Di lokasi proyek yang terletak di Kelurahan Sukamukti, Kecamatan Maniis, aktivitas alat berat dan perakitan struktur tengah berada dalam fase krusial:
Perakitan Rangka Baja Utama (Steel Truss Bridge): Pemasangan elemen-elemen rangka baja utama kini sedang dirangkai di atas penyangga perancah (shoring tower) berkapasitas berat untuk menjamin presisi bentang jembatan.
Proteksi & Penguatan Tebing: Mengingat karakter tanah dan kondisi tepi sungai, tim teknis menerapkan kombinasi Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall) Beton serta Struktur Bronjong (Gabion) untuk mencegah erosi dan menjaga stabilitas lereng di sekitar abutmen jembatan.
Pematangan Akses Pendekat (Approach Road): Unit vibratory roller dan ekskavator secara intensif memadatkan subgrade jalan pendekat agar siap menampung muatan sumbu terberat (MST) saat jembatan beroperasi.
Dampak Strategis: Urat Nadi Baru Jalur Interkoneksi
Pewarta : Vera
Keberadaan Jembatan Sukamukti bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan investasi jangka panjang untuk memperlancar arus barang, jasa, dan mobilitas warga di tiga kabupaten (Purwakarta, Subang, dan Cianjur).
Dengan terhubungnya akses ini secara optimal, efisiensi waktu tempuh distribusi produk pertanian dan perdagangan daerah akan meningkat drastis, sekaligus memotong biaya logistik yang selama ini menjadi kendala warga di wilayah Kecamatan Maniis dan sekitarnya.
